Visi dan Misi

  • Dibaca: 70 Pengunjung

Terwujudnya Masyarakat Tabanan Sejahtera, Aman dan Berprestasi
 
( S E R A S I )
 
Tabanan SERASI adalah terwujudnya keseimbangan masyarakat Tabanan dalam membangun individu, keluarga, dan komponen masyarakatnya sehingga timbul keharmonisan dalam meraih kesejahteraan, rasa aman dan prestasi yang setinggi – tingginya, dengan landasan keselarasan hubungan manusia dengan sesama manusia, dengan lingkungannya, dan dengan Tuhannya.
 
Tabanan Sejahtera: Terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat Tabanan yang cerdas, berderajat sehat, serta berakhlak yang tinggi, ditandai dengan pertumbuhan ekonomi, sosial, budaya dan politik yang mantap dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pengelolaan sumber daya alam, dan pelestarian lingkungan hidup.
 
Tabanan Aman: Terjaminnya rasa aman masyarakat dan dunia usaha yang ditandai dengan terciptanya keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat dalam pencapaian kesejahteraannya melalui penguatan di bidang hukum, peningkatan mutu pengelola pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
 
Tabanan Berprestasi: Terwujudnya prestasi keluarga, perempuan dan pemuda, pendidik, paramedis, petani, peternak, nelayan, pengerajin, budayawan, olahragawan, dunia usaha, serta penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Tabanan, di berbagai kancah penggalangan keunggulan maupun prestasi dalam lingkup regional, nasional dan internasional.
 
Penjelasan Misi 1 : Terwujudnya Masyarakat Tabanan yang memiliki Nilai Kecerdasan, Derajat Kesehatan yang Tinggi, dan Berakhlak Mulia.
 
Terwujudnya Masyarakat Tabanan yang memiliki Nilai kecerdasan dilaksanakan dengan peningkatan akses Pendidikan yang berkualitas, terjangkau, relevan dan efisien menuju terangkatnya kesejahteraan hidup rakyat, kemandirian, keluhuran budi pekerti, dan karakter bangsa yang kuat. Pembangunan bidang pendidikan diarahkan demi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang didukung keselarasan antara ketersediaan tenaga terdidik dengan kemampuan : 1) menciptakan lapangan kerja atau kewirausahaan dan 2) menjawab tantangan kebutuhan tenaga kerja, sehingga mampu terciptanya Tabanan Cerdas dan Berkompetensi 2015.
 
Terwujudnya Masyarakat Tabanan dengan derajat kesehatan yang tinggi, diselenggarakan melalui peningkatan kegiatan Tabanan Sehat 2010 menuju kepada Tabanan Sadar Sehat 2015 yang menitikberatkan kepada upaya promotif dan preventif dengan peningkatan kualitas layanan kesehatan dimulai dari ranah desa oleh sumber daya manusia kesehatan yang berkompetensi tinggi didukung oleh perencanaan terpadu bidang kesehatan, dengan titik berat kepada perluasan pengelolaan penyehatan lingkungan dan air bersih, sehingga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) terlaksana secara sadar disetiap individu, keluarga, dan lingkungan sosial masyarakat Tabanan.
 
Terwujudnya Masyarakat Tabanan berakhlak mulia dititik beratkan kepada peningkatan srada bakti masyarakat kepada Tuhan/Ida Sang Hyang Widi Wasa selaku mahluk sosial. Peningkatan yang dilakukan wajib mengacu kepada penyadaran dan persatuan ikatan kekeluargaan masyarakat dalam mewujudkan kesetiakawanan sosial dengan distribusi pendapatan yang seimbang, perlindungan sosial yang merata, pemberdayaan masyarakat serta perluasan ekonomi masyarakat berpendapatan rendah melalui penanggulangan kemiskinan yang terstruktur dan terukur guna menurunkan angka maupun prosentase kemiskinan yang terjadi.
 
Penjelasan Misi 2 : Memperkuat Ekonomi Kerakyatan Masyarakat Tabanan Berbasis Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan Hidup.
 
Sumber daya alam sebagai bagian dari lingkungan hidup membutuhkan perhatian yang lebih serius dalam kerangka perubahan iklim dengan tetap mengacu pada prinsip hijau dan lestari. Keterbatasan sumber daya alam da terjadinya kecendrungan penurunan kualitas lingkungan hidup akibat dari tingkat pengendalian yang kurang memadai, perlu diupayakan dengan membangkitkan pemanfaatan sumber daya alam seefektif dan seefisien mungkin melalui pengelolaan yang lebih berkualitas untuk kepentingan penguatan ekonomi rakyat. Pengembangan ekonomi rakyat yang bersumber dari pemanfaatan sumber daya alam dan keteguhan dalam pelestarian lingkungan hidup merupakan dua hal yang cendrung saling meniadakan, untuk hal itu pilihan ekonomi rakyat dalam sekala mikro dan kecil merupakan fokus utama yang wajib dijalankan dengan pedoman pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan berkelanjutan dengan tetap berpegangan pada penguasaan dan pengelolaan resiko bencana. Pencapaian tujuan dapat dilakukan melalui kegiatan yang mengacu kepada Tabanan Kreatif, Hijau, Lestari 2015.
 
Penjelasan Misi 3 : Memperkuat Tabanan sebagai Lumbung Pangan Bali.
 
Tabanan yang memiliki kelengkapan kekayaan alam dari hulu (gunung) hingga teben/hilir (pantai dan laut) terpapar lapangan utama pertanian yang telah dikenal sebagai lumbung beras. Sebutan lumbung beras tidaklah cukup oleh karena kecukupan pangan tidak hanya tergantung oleh ketersediaan beras saja. Oleh karenanya penguatan bidang pertanian dalam arti luas penting ditempuh melalui terciptanya kemandirian dalam bidang pangan pada akhir tahun 2015 ditandai dengan meningkatnya ketahanan pangan rakyat, peningkatan kesejahteraan petani melalui optimalisasi pengelolaan sumber daya alam dan SDM Tabanan, penguatan kelembagaan, memperbaiki akses petani terhadap permodalan teknologi, pemasaran dan fasilitas penunjang lainnya. Meningkatnya perbaikan status gizi ibu dan anak pada golongan masyarakat yang rawan pangan, membaiknya akses rumah tangga golngan miskin terhadap pangan, terpelihara dan terus meningkatnya kemampuan swasembada beras dan komoditas pangan utama lainnya, menjaga harga pangan yang terjangkau bagi masyarakat kelompok pendapatan menengah bawah, menjaga nilai tukar petani agar dapat menikmati kemakmuran, dan meningkatkan daya tawar komoditas Tabanan dan keunggulan komparatif dari sector pertanian Tabanan dikawasan Bali dan Nasional. Sebutan untuk misi ini adalah Tabanan Lumbung Pangan 2015.
 
Penjelasan Misi 4 : Melestarikan dan Mengembangkan Kebudayaan Lokal.
 
Nafas pelestarian dan pengembangan kebudayaan sebagai akar kehidupan rakyat Bali yang selalu menerapkan konsep Tri Hita Karana (tiga penyebab terjadinya kebahagiaan), yaitu : 1) Parahyangan : menerapkan konsep harmoni dengan penciptanya/Ida Sang Hyang Widi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa; 2) Pawongan : menerapkan konsep harmoni antar sesamanya; 3) Palemahan : menerapkan kosep harmoni dengan lingkungan alam sekitarnya, memiliki makna penting dengan menguatkan basis kebudayaan local di ranah desa pekraman maupun pengembang dan pencinta budaya di kelompok budaya maupun seni, sebagai pelanjut dan pewaris budaya Bali. Aspek budaya local yang penting dilestarikan dan dikembangkan adalah warisan budaya dan alam, serta inovasi maupun kreasi budaya yang menganut paham budaya local. Tabanan Berbudaya 2015.
 
Penjelasan Misi 5 :  Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik dan Bersih Dalam Kerangka Pelayanan Publik. Salah satu bagian penting dalam proses transformasi dalam agenda mewujudkan keadilan adalah terbangunnya tatanan pemerintahan yang makin bersih dan makin berwibawa (good government and clean government). Upaya untuk melakukan reformasi birokrasi secara terencana, komprehensif, dan bertahap terus dimantapkan pelaksanaannya. Reformasi birokrasi, bertujuan untuk memperbaiki pelayanan public karena jajaran birokrasi adalah pelayan dan pelindung kepentingan masyarakat. Langkah yang telah dan terus dilakukan mencakup perbaikan system dan budaya kerja, pengukuran kinerja, penerapan disiplin, penataan kelembagaan dan ketatalaksanaan, serta perbaikan system remunerasi yang memadai. Termasuk didalamnya tranparansi dan akuntabilitas dalam proses pemerintahan. Semua ini merupakan esensi dari penerapan tata pemerintahan yang baik (good governance). Tata Praja Nugraha 2015.
  • Dibaca: 70 Pengunjung