- Articles View Hits
- 6594665
Bupati Eka Prihatin Dengan Korban Angin Kencang
Category: Umum Written by Anom Tbn Hits: 417
Tabanan - Sebagai bentuk keprihatinan Pemerintah Kabupaten Tabanan terhadap warganya yang tewas akibat bencana angin kencang, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti didampingi Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali Ketut Susrama, Kepala Dinas Sosial Tabanan Arya Sanjaya dan dinas terkait melayat ke rumah duka di Kecamatan Baturiti. Dua korban tewas adalah Ni Made Kasning (32) warga Batunya Baturiti dan Nyoman Ginarta (29) warga Talangpati, Desa Antapan Baturiti. Suasana duka masih menyeliputi kediaman rumah ke dua korban. Jenazah akan diaben pada Kamis (26/1) sore oleh pihak keluarga.
Korban Ni Made Kasning tewas akibat tertimpa pohon enau (jaka) ketika korban bersama warga lainnya melintas di depan Pura Puseh desa setempat. Saat korban melintas, tiba-tiba saja pohon enau tumbang dan dalam waktu cepat menindih korban, sehingga korban tak berdaya dan menghembuskan nafas terakhirnya di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Sementara, Nyoman Ginarta meski sempat mendapat perawatan di puskesmas setempat, namun nyawa korban tidak tertolong lagi. Korban mengalami luka parah di bagian kepala setelah jatuh mencari bambu di desanya.
Bupati Eka mengungkapkan rasa keprihatinannya dan berharap kepada keluarga yang ditinggalkan untuk sabar dan tabah dalam menghadapi semua ini, karena bencana tidak bisa dihindarkan. “Kita hanya bisa waspada dan berhati-hati terhadap bencana yang terjadi di sekitar kita," ungkapnya.
Untuk mencegah timbulnya korban lagi, dalam kesempatan tersebut Bupati Eka menghimbau kepada semua masyarakat untuk sementara mengurangi aktivitas di luar rumah. "Kami telah mengumpulkan camat-camat untuk melakukan langkah-langkah preventif dengan mengeluarkan surat edaran dalam bentuk himbauan, ingatkan warga untuk tetap mawas diri. Antisipasi terjadi bencana secara bersama dan hindari daerah potensi bencana,” himbau Bupati.
Sebagai bentuk keprihatinan pemerintah, Bupati Eka menyerahkan bantuan kepada keluarga korban yang diharapkan mampu meringankan beban mereka. Akibat bencana angin kencang yang melanda Tabanan, tidak hanya menelan dua korban jiwa tapi 11 orang lainnya juga mengalami luka-luka yang harus dirawat di rumah sakit Tabanan. Semua biaya perawatan korban selama dirawat dirumah sakit ditanggung pihak Pemkab Tabanan.@humas tabanan