- Articles View Hits
- 6595609
Bupati Resmikan IPAL di Dajan Peken
Category: Umum Written by Anom Tbn Hits: 163
Tabanan - Bupati Tabanan diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ketut Subrata Suyasa, meresmikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Banjar Pasekan Belodan, Desa Dajan Peken, Tabanan, Rabu (27/2) pagi kemarin. Pembangunan IPAL Komunal tersebut, merupakan kerja sama Pemkab Tabanan dengan Asian People Axchane (PEX) serta masyarakat setempat.
Bupati Tabanan dalam sambutan tertulis dibacakan Subrata Suyasa mengatakan, sejak Kabupaten Tabanan tergabung dalam Program Percepatan Sanitasi Permukiman (PPSP) pada tahun 2010, sudah cukup banyak program dan kegiatan yang telah dilaksanakan guna menunjang pembangunan disektor sanitasi melalui pendanaan APBN, APBD maupun donor (hibah). Hal ini dilaksanakan guna meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas lingkungan hidup masyarakat.
Ditambahkan, sebagai bentuk komitmen Kabupaten Tabanan untuk program PPSP dan berkat dukungan APEX dan Yayasan Dian Desa serta lembaga Donor JICA, di tahun 2012, telah dibuat kesepakatan untuk kerja sama pembangunan system percontohan (model system) IPAL Komunal di Banjar Pasekan Belodan, Desa Dajan Peken, Tabanan. “Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat dengan membangun model pengolahan air limbah rumah tangga yang ramah lingkungan,” ujarnya.
Dikatakan, hal ini dilakukan dengan membangun system kemitraan masyarakat setempat dalam perencanaan, pendanaan, pembangunan, pengoperasian dan perawatan IPAL Komunal. ”Selain itu, dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan masyarakat dalam mengelola IPAL melalui pelatihan teknis dan manajemen serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lingkungan hidup terutama yang berkaitan dengan pencemaran air melalui pendidikan lingkungan,” imbuhnya.
Sementara itu Executive Director Asian People Exachange (APEX), DR. Nao Tanaka mengungkapkan, selama ini limbah rumah tangga (domestic) belum dikelola dengan baik sesuai pola pengolahan yang benar. Dia berharap dengan pembangunan IPAL Komunal ini, limbah domestic bisa diolah sebelum dialirkan kesaluran air (sungai). “Kegiatan ini diharapkan untuk mewujudkan sanitasi lingkungan yang maksimal dan berkelanjutan,” ujarnya.