- Articles View Hits
- 6590267
Perbekel diminta Untuk Ambil Kebijakan Konstruktif
Category: Pemerintahan Written by Anom Tbn Hits: 1232
Tabanan-Prebekel yang telah terpilih secara demokratis, diharapkan mampu mengambil kebijakan konstruktif dan bersinergis dengan kebijakan yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Tabanan. Hal tersebut diungkapkan Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti saat melantik dan mengambil sumpah enam perbekel dan peresmian desa definitif yakni Desa Baru, Kecamatan Marga, di kantor Bupati setempat Rabu (9/2) siang kemarin.
Bupati Eka menambahkan, proses pemilihan perbekel di Tabanan sudah berjalan sesuai dengan mekanisme yang ada, sehingga bisa berjalan lancar, aman dan demokratis. “ Hal ini merupakan ciri keterbukaan,” ujarnya. Sebagaimana dipahami bersama kata Bupati Eka, salah satu indikator adanya open society (masyarakat terbuka ) adalah bagaimana masyarakat tanpa rasa takut dapat menyalurkan hak-hak politiknya sebagai individu yang merdeka. “ Di samping itu, tatanan masyarakat terbuka juga menuntut masyarakat itu sendiri, harus cerdas dalam mengekspresikan kebebasan yang melekat dalam dirinya, mengingat kebebasan tanpa bingkai kecerdasan dan kearifan , akan dapat menimbulkan masalah . Karena sesungguhnya kebebasan seperti itu merupakan sebuah anarkhi yang mengesampingkan akal sehat,” paparnya.Tatanan yang kini sedang diperjuangkan kata Bupati, adalah sebuah tatatan masyarakat yang menghargai perbedaan, cerdas, bertanggung jawab, serta mengedepankan akal sehat. “ Kondisi ini telah tumbuh subur di Tabanan. Hal ini dapat dilihat dari berjalannya proses pemilihan perbekel ditujuh desa dengan aman, lancar dan demokratis,” imbuhnya.
Kendati proses pemilihan perbekel telah berjalan dengan aman dan lancar, Bupati minta semua pihak tidak sampai terlena, mengingat berbagai permasalahan telah menunggu untuk mendapatkan sentuhan cerdas dari perbekel. Berbagai permasalahan yang telah menunggu diantaranya, masalah bidang pertanian, kesejahteraan sosial sampai masalah dalam bidang keamanan yang patut ditingkatkan dewasa ini, sehingga upaya-upaya pemberdayaan masyarakat, menuju Tabanan yang Serasi bisa dicapai. Kepada perbekel yang telah dilantik, Bupati Eka minta untuk dapat meneruskan berbagai kebijakan positif yang telah ditempuh selama ini, serta dapat membuat berbagai kebijakan yang sifatnya konstruktif dan bersinergis dengan kebijakan yang ditempuh oleh Pemkab Tabanan. Dari tujuh perbekel yang dilantik, tiga orang merupakan muka lama masing-masing Perbekel Desa Abiantuwung, Kediri, I Gusti Ketut Widiana, Perbekel Desa Mundeh Kauh, Selemadeg Barat, I Nyoman Sada Adi Astawa dan Perbekel Desa Biaung, Penebel, I Gede Nyoman Oka Arsana. Sementara perbekel yang terpilih
masing-masing, Perbekel Desa Megati, Selemadeg Timur, I Ketut Susila Artha Widhana menggantikan I Gede Putu Karmayasa , Perbekel Desa Marga Dauh Puri I Wayan Pasek Widiana menggantikan I Nyoman Kertajaya, Perbekel Desa Marga Dajan Puri Made Rasma menggantikan Ida Bagus Ketut Wardana, Perbekel Desa Angkah, Selemadeg Barat, I Made Suka Adnyana menggantikan Made Karmayanta. Dan pada kesempatan itu juga diresmikan Desa definitif yakni Desa Baru yang merupakan pemekaran dari Desa Tua, Marga, dengan Pejabat Perbekel I Ketut Sudiarta . Dengan diresmikannya satu desa definitif di Tabanan, yakni Desa Baru Bupati Eka berharap,bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menyentuh langsung lapisan masyarakat dipelosok desa.