Produk Hukum
Kantor PERSIP Gelar Lomba Bercerita Dan Mengarang
Category: Pendidikan Written by Anom Tbn Hits: 2611

Tabanan-
Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tabanan, Senin (08, Juni) , menggelar kegiatan lomba bercerita dan mengarang bagi siswa Sekolah Dasar dan SMP se Kabupaten Tabanan. Kegiatan ini digelar selain untuk menjaring duta Tabanan pada kegiatan yang sama pada PKB bali tahun ini, juga sebagai upaya mencari siswa-siswi yang memiliki bakat bercerita dan mengarang.
Ketua panitia kegiatan, I Komang Pustika melaporkan, kegiatan lomba bercerita dan mengarang tersebut bertujuan, meningkatkan minat baca dikalangan siswa dan masyarakat, mengingat perpustakaan sebagai wahana belajar sepanjang hayat, mengembangkan potensi masyarakat agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada tuhan yang maha esa, beraklak mulia, sehat berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab dan mendukung dalam penyelenggaraan pendidikan nasional. ada pun jenis lomba, mengarang untuk tingkat SD, dan bercerita untuk tingkat SMP. Kriteria penilaian untuk tingkat SD, diantaranya, thema karangan harus perpustakaan, judul harus sesuai thema karangan, karangan dibuat saat lomba dan panjang karangan 1000 kata. sementara untuk katagori lomba bercerita adalah, cerita diangkat dari cerita rakyat Bali, disampaikan dalam bahasa Indonesia, dan salah satu unsur penilaian adalah, penampilan dan keutuhan cerita. Lomba mengarang diikuti oleh 14 peserta dan bercerita 25 peserta baik sekolah negeri maupun swasta.
Sementara kepala persip Kabupaten Tabanan, Nyoman Sukarta saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, dalam mewujudkan program Tabanan cerdas, semua pihak harus berperan secara aktif. karena program ini diharapkan akan mampu secara terus menerus meningkatkan mutu sumber daya pembangunan dinegeri ini. salah satu jawab atas masalah tersebut adalah menumbuhkan minat baca disekolah dan masyarakat . dengan langkah tersebut diharapkan jargon Tabanan cerdas, bukan hanya sebuah konsep belaka dan berhenti pada tataran wacana, namun menjadi kenyataan.
Ditambahkan, pada setiap lomba pasti diharapkan akan menjadi juara, namun yang lebih penting dari itu adalah akan tumbuh minat dan budaya membaca dikalangan siswa dan masyarakat. dengan membaca akan bisa diketahui perkembangan dunia internasional dalam segala aspek kehidupanya, apalagi kita kini sudah berada dilingkaran era globalisasi. tanpa dilandasi semangat membaca, kita akan dilindas roda globalisasi.