320 Kader Posyandu di Tabanan Ikuti Bimtek

Tabanan - Sebanyak 320 orang kader posyandu yang tersebar di Kabupaten Tabanan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMD), Rabu (25/5) di Gedung Maria Tabanan. Acara Bimtek dibuka secara langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Hadir dalam acara tersebut Ketua BPMD Kabupaten Tabanan I Gusti Ngurah Supanji, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabanan Rai Wahyuni Sanjaya, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tabanan Putriningsih Wirna, Para SKPD terkait, camat serta para peserta bimtek kader posyandu. 

Wabup Sanjaya dalam sambutannya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bimtek kader posyandu. Menurutnya, agar sistem pelayanan kesehatan yang berbasis masyarakat dapat terlaksana secara efektif dan efisien, perlu diadakan peningkatan pengetahuan dan keterampilan para kader. “Agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat berjalan dengan efektif, maka perlu diadakan bimbingan teknis seperti ini. Oleh karena itu saya ucapkan selamat datang kepada para peserta bimtek,” ujarnya. 

Wabup Sanjaya mengatakan kritis multidimensi yang menimpa bangsa telah memberikan dampak negatif kepada fungsi dan kinerja posyandu yang akhirnya berdampak pula pada menurunnya status gizi dan kesehatan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, pemerintah mengeluarkan surat edaran menteri dalam negeri nomor 411.3/1116/SJ,  tanggal 13 Juni 2001 tentang revitalisasi posyandu. “Revitalisasi adalah suatu upaya untuk meningkatkan fungsi dan kinerja posyandu, salah satu strategi pemerintah untuk mencapai tujuan revitalisasi tersebut melalui bimtek bagi kader posyandu,”jelasnya. 

Wabup Sanjaya dalam kesempatan tersebut juga mengungkapkan keprihatinan atas maraknya kasus Demam Berdarah yang terjadi di Bali, khususnya di Kabupaten Tabanan saat ini. Dirinya meminta kepada semua pihak untuk melakukan pencegahan sedini mungkin serta menerapkan perilaku hidup sehat dan bersih. “Pencegahan dimulai dari yang terkecil yakni dari diri kita sendiri, tidak harus selalu menunggu/ mengandalkan fogging, tapi gaya hidup bersih dan sehat harus diperhatikan,” jelasnya. 

Wabup Sanjaya berharap melalui penyelenggaraan bimtek diharapkan dapat meningkatkan kemampuan, pengetahuan, keterampilan, dedikasi para kader posyandu, serta dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan. “Melalui bimtek ini saya harapkan dapat meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan dedikasi para kader posyandu, sehingga nantinya dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan,” harapnya. 

Sementara itu, Kepala BPMD I Gusti Ngurah Supanji, dalam laporannya mengatakan tujuan diselenggarakan Bimtek tersebut adalah untuk mensosialisasikan kedudukan dan peran fungsi posyandu dalam pelayanan dasar kesehatan. “Tujuan diselenggarakannya bimtek ini adalah untuk mensosialisasikan peran fungsi dalam pelayanan dasar masyarakat,” ujarnya.   

Supanji menambahkan, salah satu yang menjadi fokus pada bimtek kali ini adalah pembekalan mengenai administrasi. Dikatakannya, saat lomba kader posyandu tahun lalu, kelemahan yang ditemukan pada kader adalah dalam hal administrasi.  “Belajar dari pengalaman sebelumnya, kita lemah dalam administrasi, administrasi memang terlihat sederhana namun penting untuk diperhatikan. Kami harap dengan belajar dari kekurangan itu, tahun 2017 nanti kita bisa mendapat hasil yang lebih baik”, jelasnya. 

Bimtek yang bertema “Melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Posyandu Kita Tingkatkan Peran dan Fungsi Kader Posyandu Dalam Mewujudkan Tabanan Serasi” dihadiri oleh 320 orang kader posyandu yang tersebar di Kabupaten Tabanan. Bimtek tersebut menghadirkan beberapa pemateri yakni dari Dinas Kesehatan, KB, BPMD, Bagian Kesra dan pemateri lainnya. @humastabanan

 

 

Bupati Eka Terima INewsmaker Awards 2016 --- Berkat Implemetasikan Program Ekonomi Kerakyatan

JAKARTA – Program ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tabanan mendapat apresiasi dari tim INewsmaker Awards 2016. Selaku pejabat pemerintah, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti menyisihkan ratusan pejabat lainnya di Indonesia. Acara penganugerahan iNewsmaker Awards 2016 dilaksanakan pada Selasa (24/5) dan disiarkan langsung stasiun TV nasional berjaringan iNews TV. Acara diadakan di Studio 8 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat mengusung tema Satukan Indonesia.

Kepada awak media, Bupati Eka mengucapkan astungkara atas apresiasi yang diperoleh di ajang bergengsi itu. Menurut dia, apa yang dicapai itu semua karena rakyat Tabanan. “Ini wujud sinergitas antara semua komponen, wujud kebersamaan rakyat Tabanan” katanya.

Bupati Eka memaparkan, konsep ekonomi kerakyatan di daerahnya bersumber dari potensi utama daerah yaitu pertanian. “Ekonomi kerakyatan kami gerakkan mulai dari desa,” ujar Eka.

Lebih jauh dijelaskan, salah satu program unggulan dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan adalah program Beras Sehat. Dimana beras diproduksi melalui sistem pertanian organikdan petani mendapat kepastian dalam menjual hasil produksinya. “Harganya lebih mahal sampai dua ribu rupiah dibandingkan harga pasaran. Pasar sendiri dibuka lebar melalui Bumdes,” jelasnya.

Di Tabanan, BUMDes merupakan bagian dari program Kreatif Bersama Membangun Ekonomi Masyarakat (Keramba Emas). Untuk eksistensi BUMDes pemerintah daerah memberikan modal usaha awal sebesar 200 juta. “Kita konsisten untuk mengawal dari hulu sampai hilir sehingga ekonomi bergerak lebih cepat memuluskan jalan menuju Tabanan yang serasi,” imbuhnya.

Dalam ajang tersebut ada tujuh kategori yang diperebutkan nominator iNewsMaker Award 2016. Di antaranya, kategori sosial kemasyarakatan, olahraga, tokoh fenomenal, selebriti, pejabat publik, profesional, serta lifetime achievement.

Selain itu, ada pula tujuh pemberian apresiasi kepada tokoh inspiratif di pemerintahan dan universitas, antara lain apresiasi untuk tokoh yang aktif memerangi kekerasan anak, kementerian layanan khusus publik, menteri paling inovatif, menteri inisiator teknologi, bupati yang berpihak pada ekonomi kerakyatan, wali kota yang mendorong peningkatan infrastruktur dalam rangka kesejahteraan daerah dan universitas berprestasi berbasis IT.

Terlihat sejumlah tokoh menghadiri acara yang digelar untuk kali kedua, di antaranya sejumlah menteri di Kabinet Kerja sepertiMenteri Perhubungan Ignasius Jonan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Arief Yahya dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ade Komarudin, dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Haji Lulung.

Direktur Pemberitaan MNC Grup, Arya Sinulingga mengatakan, hadirnya para tokoh dan pejabat itu menunjukkan iNews TV semakin memantapkan posisinya di masyarakat dan para tokoh masyarakat sebagai stasiun televisi berita.

"Ini menunjukkan memang dari segi stasiun iNews memang semakin diakui sebagai televisi berita yang mempnyai perbedaan lain sehingga bisa jadi alternatif bagi bangsa Indonesia dalam mendapat televisi berita," ujar Arya. @humastabanan

 

 

Wabup Sanjaya Berharap Keluarga Korban Meninggal Akibat DB Berbesar Hati

Tabanan - Duka yang menyelimuti keluarga korban meninggal akibat Demam Berdarah yakni AA. Ngurah Jaya Narendradiningrat (7) masih sangat terasa saat Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya melayat ke rumah duka, Selasa (24/5). Wabup Sanjaya diterima oleh ayah korban yakni AA. Ngurah Manik.

Dalam kesempatan tersebut Wabup Sanjaya menyampaikan rasa dukacita seraya berharap keluarga bisa tabah dan berbesar hati. "Ditinggalkan orang yang sangat kita sayangi merupakan sebuah pukulan berat bagi keluarganya, mudah-mudahan keluarga bisa tabah dan berbesar hati," ujarnya.

Dirinya juga berharap masyarakat bisa mengambil hikmah dari kejadian ini, mengingat saat ini Tabanan sedang dilanda wabah demam berdarah. Menurutnya, Pemkab Tabanan telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi demam berdarah, salah satunya melakukan fogging di beberapa tempat yang terindikasi rawan terjadi demam berdarah. "Kami sudah berupaya semaksimal mungkin mengatasi masalah ini salah satunya dengan melakukan foging dan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)," imbuhnya.

Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat agar menjaga kebersihan dan tetap melakukan 3 M yakni Mencuci, Menguras dan Mengubur. Kejadian yang menimpa AA. Ngurah Jaya Narendradiningrat menjadi sebuah PR besar bagi seluruh kalangan, baik masyarakat maupun tenaga medis. "Mudah-mudahan tidak ada kejadian seperti ini lagi, saya ingin seluruh kalangan agar sadar dengan bahaya penyakit demam berdarah dan bisa mengantisipasi sedini mungkin," ujarnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, Wabup Sanjaya juga melayat ke kediaman Perbekel Desa Sangketan Penebel Ketut Sukarja yang meninggal karena penyakit maag akut yang diderita sejak setahun belakangan.  Sukarja meninggalkan seorang istri Ni Ketut Susitiani (45) dan dua orang anak. @humastabanan

Wabup Sanjaya Serahkan Draf RPJMD --- Siap Integrasikan Tabanan Serasi dengan PPNSB  

TABANAN – Penyusunan draf Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tabanan yang mengacu pada Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) telah rampung. 

Selasa (24/5), draf tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya ke DPRD setempat untuk dibahas dan disempurnakan. Draf itu diserahkan kepada Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi disaksikan dua wakil ketua DPRD Tabanan, I Wayan Gindera dan Ni Nengah Sri Labhantari, serta anggota DPRD Tabanan dari Fraksi PDIP. 

Targetnya, pada Juli 2016 mendatang draf tersebut sudah disahkan dalam bentuk peraturan daerah. Sehingga, RPJMD tersebut akan menjadi rujukan utama pembangunan Kabupaten Tabanan dengan visi misinya Tabanan Serasi. 

“Sesuai amanat undang-undang, kami di eksekutif punya kewajiban untuk merancang terlebih dulu. Sebulan sebelum ditetapkan, drafnya kami serahkan ke pihak legislatif untuk dikoreksi atau disempurnakan,” jelas Wabup Sanjaya usai penyerahan draf RPJMD di ruang Ketua DPRD Tabanan I Ketut Suryadi. 

Penyerahan draf tersebut juga dalam rangka membangun komunikasi politik yang baik dengan pihak legislatif. Dan, yang terpenting adalah legislatif punya kesempatan untuk mengoreksi isi draf. 

“Sehingga RPJMD ini nantinya benar-benar mengakomodir kebutuhan masyarakat. Bahkan, mungkin legislatif perlu melakukan rapat kerja dengan satuan kerja terkait untuk kepentingan penyempurnaan draf,” tandasnya. 

Wabup Sanjaya juga kembali menjelaskan, PPNSB akan menjadi bingkai utama pembangunan Kabupaten Tabanan. Sehingga, visi misi Tabanan Serasi yang dimiliki Pemkab Tabanan selaras dengan program pembangunan nasional. Proses RPJMD yang mengacu pada PPNSB ini wajib dilakukan dengan tiga metode pendekatan meliputi politis, teknokratis, dan partisipatif. 

“Bingkai utamanya PPNSB. Semesta itu maksudnya holistik, menyeluruh. Sementara Berencana maksudnya berkala, bertahap, berjenjang. Karena menjalankan pembangunan tidak bisa setahun dua tahun. Kita di Tabanan, untuk mencapai Tabanan Serasi ada waktu lima tahun. Selama lima tahun inilah kita menjalankan pembangunan secara berkala,”jelasnya. 

Di kesempatan yang sama, Ketut Suryadi menjelaskan bahwa setelah diserahkannya draf RPJMD tersebut, pihaknya akan membentuk sejumlah pokja (kelompok kerja) untuk melakukan pembahasan lebih lanjut. 

“Prosedurnya dibahas lewat pokja-pokja. Nanti isi draf akan ditinjau lebih lanjut dalam bentuk rapat kerja. Terjemahannya dalam bentuk apa saja,” ulasnya. 

Proses tersebut, sambungnya, akan dilakukan sampai ada titik temu antara legislatif dan eksekutif yang dikuatkan dalam sebuah nota kesepakatan. “Nota kesepakatan yang intinya menegaskan bahwa eksekutif dan legislatif sepakat menjalankan isi RPJMD itu,” tandasnya.@humastabanan

 

 

Visit Tabanan

  • BARIS LEGENDA

    Latar Belakang Pada jaman kerajaan di Bali pada umumnya upacara keagamaan merupakan suatu upacara yang disakralkan. Salah satunya seperti upacara Read More
  • JOGED DADUA

    Pendahuluan Beberapa sebutan/nama untuk merujuk pada tarian joged yang tedapat di Banjar Suda Kanginan seperti; Joged Duwe; tarian ini berkait Read More
  • TARI KETUNGAN

    Sejarah Terbentuknya Tari Ketungan Adalah ide dari seorang warga bernama Ketut Winaya yang menginginkan desa adat Tegal Mengkeb Kaja membentuk Read More
  • Sagung Ayu Wah

    Sagung Ayu Wah, Simbol Kepahlawan Wanita Tabanan Kesetaraan gender mungkin sudah mulai di kenal sejak lahirnya pahlawan Wanita Raden Ajeng Read More
  • 1
  • 2

Statistik Situs

Articles View Hits
8006951

Pemkab Tabanan

Jalah Pahlawan No. 19, Tabanan - Bali

Telp  : +62 0361 - 811417

Pengunjung Online

We have 38 guests and no members online